Jumat, 04 Januari 2013

Terjerembab dalam Cinta



Mataku terpanah kepadamu
Kau mampu mencuri hatiku
Senyummu bak racun
Yang mampu membunuhku perlahan
Perlahan kau mengalir dalam darahku
Menari-nari di pikiranku

Aku terjerembab dalam cintamu
Aku tak mampu menghindar
Aku tak sanggup menolak
Aku tak ingin berpaling darimu

Kunikmati rasa ini
Terjerembab dalam indahnya cinta
Bersamamu...
Selalu...

Kamis, 03 Januari 2013

Cinta Segitiga

Sungguh menyakitkan ketika memandang mata orang yang kita cintai
Kita melihat bayangan orang lain di bola matanya
Rayuan cinta sungguh sulit ditepis
Semakin dihindari, semakin ia datang menghampiri
Cinta ketiga pun datang menggoyahkan hati

Apa yang bisa diperbuat
Berpura-pura tidak merasakan kehadirannya
Atau membiarkan waktu yang menjawabnya
Entahlah….
           
     Cinta segitiga ini membuat ku gila
     Tak tahu apa yang harus ku lakukan
     Ingin ku akhiri semua sampai di sini
     Namun hati ini sangat mencintainya

Ku terlanjur mencintainya
Ku tak mampu berbagi cinta dengan yang lain
Mampukah ku bertahan

Pantaskah Ku untuk Mu?


Semua orang bertanya
Semua orang ingin tahu
Mengapa ku memilihmu?
Mengapa ku ingin habiskan hidupku bersamamu?

                Ku menatap langit-langit rumah
                Ku pejamkan mata seraya bertanya dalam hati
                Mengapa ku mencintaimu?
                Pertanyaan lain pun mendera ku
                Pantaskah ku untuk mu?

Wajahmu pun mengitari pikiranku
Membuatku semakin mencari jawaban itu
Seketika aku tersentak
Seolah menemukan apa yang aku cari
Mungkinkah itu jawaban atas semua pertanyaan
Ku buka mata seraya ku hembuskan nafas
Ketulusan, itulah jawabannya

Harapan Palsu



Benar mulut tidak bertulang
Mulutmu pandai mengucap kata-kata manis
Untaian rayuanmu telah membutakan hati ini
Harapan yang kau beri
Tak ubahnya haparan palsu yang kau tepati
Mulutmu pandai memainkan kata-kata
Membuatku tak berdaya
Hingga jatuh ke dalam permainanmu

           Dasar kau pembari harapan palsu
           Sudah berapa wanita menjadi korbanmu
           Sudah berapa hati yang tlah kau sakiti
           Sudah berapa hati yang tlah kau khianati
           Kau tak ubahnya seorang penjahat wanita
           yang tidak memiliki  perasaan

Lelaki Jalang



Kau permainkan hati ini
Kau umbar janji-janji manis
Kau tebarkan pesonamu
      
             Hei lelaki jalang
             Aku bukan boneka yang bisa kau permainkan
             Aku bukan pula wanita bodoh yang bisa kau campakkan

Begitu manis tutur katamu
Begitu elok tingkah lakumu
Kau butakan mata wanita
Kau butakan hati mereka
Sungguh kau lelaki jalang
Sang penjahat wanita

Bayangmu

Enyah..
Ku tak mau melihatmu lagi
Ku tak mau mendengar suaramu
Ku tak mau kau hadir dalam hidupku
           Enyah..
           Hilanglah dari pandanganku
           Hilanglah dari pikiranku
           Hilanglah dari perasaanku
Berhenti membayangiku
Berheti mengganggu hidupku
Ku mampu berdiri tanpamu
Ku mampu hidup tanpamu

Rapuh



Tak mampu ku membuka mata ini
Terlebih hati yang telah dkhianati
Tak mampu ku menata hidupku lagi
Terlebih karena luka yang kau beri
                     
                    Air mata tak sanggup lagi menetes
                    Tlah habis menangisi perih ini
                    Kaki ini begitu rapuh berdiri
                    Tangan ini begitu rapuh meraih
                    Mata ini begitu rapuh memandang
                    Hati ini begitu rapuh merasa
                    Hanya rasa sakit yang bisa kurasakan